Category 1




Anda Pengunjung Ke

Rabu, 09 Juni 2010

Perlunya Sebuah Sistem Manajemen

Seiring dengan berjalannya era globalisasi, SDM Indonesia semakin dituntut untuk memiliki keunggulan dan daya saing. Dunia pendidikan, sebagai institusi yang memiliki peran peningkatan SDM memegang fungsi penting dalam merealisasikan hal tersebut. Pemerintah yang merupakan stakeholder dominan dunia pendidikan, menyadari tentang pentingnya peran tersebut dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang bersifat peningkatan mutu dunia pendidikan.
PP. No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan merupakan driven utama bagi dunia pendidikan yang memaksanya untuk memperhatikan mutu secara terpadu dan komprehensif. PP. No. 19 Tahun 2005 berbicara mengenai 8 kriteria, yakni isi, proses, kompetensi, pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan.
Sekolah baik SD, SLTP, maupun SLTA sebagai bagian dari intitusi pendidikan tentunya berkewajiban menerapkan PP tersebut dalam mengelola institusinya. Pertanyaan mendasarnya tentu saja bagaimana caranya? Sekolah membutuhkan sebuah sistem yang telah terbukti mampu (proven) memayungi kriteria serta kebijakan institusi sekolah serta menstandarisasi proses pengelolaan, pemeliharaan serta peningkatan mutu sekolah.
Peningkatan kulitas pendidikan merupakan program yang dianggap sangat penting oleh hampIr semua orang. Apalagi dalam menghadapi berbagai tekanan dan persaingan dari luar, kesiapan yang harus dilakukan adalah meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Lembaga pendidikan merupakan lembaga yang memiliki tanggung jawab yang besar terhadap peningkatan kualitas manusia. Tingkat kualitas pendidikan selalu berkembang sesuai dengan perkembangan tuntutan masyarakat. Tuntutan masyarakat ini ditentukan oleh perkembangan teknologi, dan ilmu pengetahuan serta seni. Saat ini berkualitas, saat lain bisa menjadi kurang berkualitas. Oleh karena itu peningkatan kualitas harus dilakukan secara berkelanjutan. Maksudnya, selalu ada peningkatan kemampuan sumber daya manusia produk lembaga pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas berkelanjutan merupakan usaha untuk memberi jaminan mutu pendidikan.
Kualitas pada dasarnya dapat berupa kemampuan, barang dan pelayanan. Kualitas pendidikan dapat menunjuk kepada kualitas proses dan kualitas hasil (produk). Suatu pendidikan dapat bermutu dari segi proses (yang sudah barang tentu amat dipengaruhi kualitas masukannya) jika proses belajar mengajar berlangsung secara efektif, dan peserta didik mengalami proses pembelajaran yang bermakna (meaningful learning) dan juga memperoleh pengetahuan yang berguna baik bagi dirinya maupun bagi orang lain (functional knowledge) yang ditunjang secara wajar oleh sumberdaya (manusia, dana, sarana dan prasarana). Itu juga berarti bahwa proses pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan produk pendidikan yang berkualitas pula. Oleh karena itu maka untuk memperoleh jaminan kualitas yang meyakinkan perlu disiapkan dan dilakukan intervensi terhadap proses secara sistemik dan sistematis.
ISO 9001 merupakan standar internasional tentang sistem manajemen mutu, ISO 14001 merupakan standar internasional tentang sistem manajemen lingkungan, sedangkan OHSAS 18001 merupakan standar internasional tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Ketiganya telah terbukti sebagai sebuah sistem yang secara efektif dan efisien dapat menjaga dan meningkatkan mutu, lingkungan, dan juga kesehatan dan keselamatan kerja sebuah organisasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Santai Sejenak


Masukkan Code ini K1-9793BE-X
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
Produk SMART Telecom
 

Pengikut

Bagaimana menurut Anda Web ini?

Arsip Blog

Copyright © 2009 by Joko Siswanto
Themes : Magazine Style by Blogger Magazine