Category 1




Anda Pengunjung Ke

Jumat, 06 Agustus 2010

Bab 2 Ayat-ayat al-Qur’an tentang Menyantuni Kaum Duafa

A. QS Al-Isra’ [17]: 26-27 tentang Anjuran Menyantuni Kaum Duafa
         •  •          
Artinya : “(26) Dan Berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang ada dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghamburkan (hartamu) dengan boros. (27) Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudaranya setan dan sesungguhnya setan itu sangat ingkar kepada tuhannya.” (QS Al Isra : 26-27
Isi Kandungan
1. Allah swt memerintahkan seorang muslim memberikan hak kepada keluarga dekat,orang miskin, dan orang yang sedang dalam perjalanan.
2. Hak yang harus dilakukan seorang muslim terhadap keluarga dekat, orang miskin, dan orang yang sedang dalam perjalanan adalah mempererat tali persaudaraan dan hubungan kasih sayang, serta membantu meringankan beban penderitaan yang mereka alami.
3. Hak keluarga dekat, misalnya memperoleh penghormatan, kasih sayang, mengunjungi bila kena musibah, dan ikut gembira ketika memperoleh nikmat.
4. Hak fakir miskin, misalnya memberikan sedekah, disayangi, dikasihani, dan membantu meringankan beban penderitaannya.
5. Hak ibnu sabil/orang yang sedang dalam perjalanan dengan tujuan baik adalah memberikan bantuan dan pertolongan agar tujuan mereka tercapai.
6. Larangan Allah swt agar umat Islam jangan menghambur-hamburkan hartanya secara boros, karena pemboros itu adalah saudaranya setan.

B. QS Al Baqarah [2]: 177 tentang Anjuran Tolong-menolong kepada Orang yang Membutuhkan
                 •                 •           •         
Artinya: “Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orangorang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. (Al-Baqoroh:177)”


Isi Kandungan
1. Kebajikan itu bukan sekadar menghadapkan wajah kearah timur dan barat, tetapi kebajikan itu ialah memiliki iman yang benar, yakni kepercayaan yang terhujam dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan dibuktikan melalui amal perbuatan.
2. Ciri-ciri iman yang benar adalah:
a. Beriman kepada Allah swt, hari kemudian, para Malaikat, Kitab-kitab, para Nabi.
b. Memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir, orang-orang yang meminta-minta, memerdekakan hamba sahaya.
c. Mendirikan salat dan menunaikan zakat.
d. Menepati janji bila berjanji dan bersabar dalam kesempitan, penderitaan, dan dalam peperangan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Santai Sejenak


Masukkan Code ini K1-9793BE-X
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
Produk SMART Telecom
 

Pengikut

Bagaimana menurut Anda Web ini?

Copyright © 2009 by Joko Siswanto
Themes : Magazine Style by Blogger Magazine